Hal Bodoh

Melakukan hal bodoh.
Jelas saja bodoh.
Menunggu sesuatu yang tak pasti, menunggu sesuatu yang masih abu-abu. Mengharapkan sesuatu kepada seseorang.
Yang mungkin baginya adalah sesuatu yang tidak sama sekali penting.
Aku sadar akan hal tersebut, begitu sadar dan begitu tahu akan hal tersebut.
Mengapa aku masih melakukan hal bodoh ini.
Hal yang hanya membuatku pusing tujuh keliling, hal yang sama sekali tidak penting.
Tapi aku tak bisa berhenti melakukan hal ini.
Menunggu kepastian dari seseorang, menunggu dan berharap hanya itu yang kubisa saat ini.
Aku sedih, aku terpuruk dengan keadaan ini.
Keadaan dimana aku harus menunggu dan berharap.
Dengan kepastian, iya aku membutuhkan kepastian.
Kepastian yang selalu aku tunggu tunggu selama ini.
Aku harus rela untuk sabar dan menunggu.
Menghabisakan waktuku dengan menunggu kepastian seseorang.
Dan yang ku tak tahu kapan kepastian akan bisa kudapatkan.
Dan sampai kapan aku harus selalu menuggu dan menunggu.
Sampai kapan kesabaran ini memiliki hasil.
Hasil seperti yang kuinginkan.
Kau yang ada di dibayangan semuku.
Kamu yang selalu membuatku rindu setiap hari.
Dan aku tak tahu aku harus bagaimana untuk menghilangkan rasa yang mencabik-cabik hatiku, dan yang selalu berujung dengan setiap jatuhnya tetesan air bening yang aku tak tahu untuk siapa dan mengapa setiap tetesannya selalu meninggalkan perih dihati ini.
Aku rindu bahkan saat saat ku menunggu.
Aku menunggu kepastianmu dengan rasa rindu yang semakin menggebu-gebu ini.
Apakah semua ini akan berujung indah.
Indah seperti apa yang aku harapkan.
Indah seperti halnya yang lain.
Berharap penantian bodoh ini akan berujung bahagia.
Bukan penantian bodoh yang berujung buruk dan bahkan melengkapi penderitaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membumi

Kau

masih tentangmu