HANCUR
Hatiku sudah hancur lebur. Dihancurkan oleh sejuta pisau yang kau bawa. Hatiku sudah tak dapat merasakan rasa cinta dan rasa kasih sayang. Kau meracuninya dengan kebohongan. Kebusukan hatimu yang tak ku cium sebelumnya. Sandiwara hebatmu yang kau mainkan demi menghancurkan hatiku tentunya. Semua itu sangat menakjubkan dan berhasil. Sedikit demi sedikit waktu yang berjalan. Seiring dengan sedikit demi sedikit kau menyayat nyatat hatiku. Bahkan kaupun juga merobek robeknya. Apakah aku hanya dijadikan boneka yang selalu jadi pelampiasan cinta palsumu. Apa salahku? Apakah aku pernah membuat kesalahan terbesar terhadap dirimu? Sehingga dirimu membuat diriku tak bisa merasakan indahnya cinta ini. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku telah dibutakan oleh cinta busukmu yang kau tutupi dengan sejuta kata yang kau rangkai sedemikian rupa sehingga kebusukannya tak terlihat. Tapi apa daya diriku yang sebenarnya tau rencanamu. Dan apa daya diriku yang sudah diperdaya oleh cintamu. ...