Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Melepaskan Untuk Menyamankan

Jangan kau tuduh aku meninggalkanmu Bahwa realitanya kau yang berkhianat dulu Jangan menyalahkanku perihal sakit hatimu Karena pada kenyataannya sakitmu itu belum seberapa dibanding sakitku Jika bukan aku yang kau cari Untuk apa tahun-tahun yang sudah kita lalui? Untuk apa kau pertahananku? Walau kenyataannya kau sangat ingin melepaskanku Walau dikenyataan kau mencari yang lain saat masih bersamaku Sekejam itu kau torehkan luka? Kau yang ingin ditinggalkan Dan saat aku menyetujui permintaanmu Kau menyalahkanku dengan seribu kesalahan Aku yang salah Aku yang salah Dan selalu aku yang salah Aku membela diri sedikitpun Kau kataiku egois Padahal kenyataannya Aku menyamankanmu dengan cara melepaskanmu

MASIH LEVEL TERENDAH

Sendiri bisa bahagia kamu bilang? Alhamdulillah saya belum sampai level itu. Saya baru sampai di cara mengiklaskan kamu bahagia bersama orang lain. Saya baru sampai di bagaimana caranya agar pikiran saya bisa mem blacklist semua tentang kamu. Saya baru sampai bagaimana agar saya sadar dan tidak dibutakan oleh cinta. Haha biasanya orang orang menyebut "cinta" tetapi bagi saya itu adalah perasaan yg berlebihan. Saya baru sampai membiasakan diri tanpa tetek bengek yang berhubungan denganmu. Saya baru sampai bagaimana mengalihkan pikiran saya dengan tidak mengingatmu. Tetapi saya juga tau semakin saya berusaha melupakan mu semakin pula saya teringat tentangmu. Saya baru sampai di menangis nangis ga jelas saat merindukan masa lalu. Padahal masa lalu itu tidak perlu dirindukan, di ingat, di kenang, hanya cukup dilalui. Tetapi karna saya masih buta dengan perasaan yang berlebihan. Saya baru sampai bagaimana menguatkan hati saat berpapasan denganmu. Saya baru sampai bagaiman...