Postingan

Pernah

pernah ku habiskan ratusan tangisan disepertiga malam selalu memintamu tuan tetapi kau tak pernah kembali kini air mataku meminta yang berbeda aku minta agar hatiku mati rasa kuharap selamanya

Membumi

 aku kembali kesini ke bumi aku mulai menjajakkan kaki aku masih meminjam namau menikmati setiap jengkal parasmu yang tertinggal diingatanku kubawa kau berkelana berkeliling hingga ke ujung dunia menembus bayang-bayang fana

Tanyaku

selalu aku bertanya kepada bayangmu maukah kamu menjadi abisatyaku? menjadi bupala bersamaku? di mancapada lengkara kita adalah niskala kau terlalu aksa untuk bisa ku rengkuh kau seperti nabastala yang hanya bisa kutatap

Sepi

sepi sendiri ternyata cukup lumayan menjadikan kesempatan manusia untuk mengolah diri kembali memperbaiki yang salah dan yang sukar mengerti diri sendiri  menjadi sepi yang seperti ini ternyata tidak apa-apa

Kau

Bagiku kau bimantara bujangga manusia baswara yang menyimpan banyak luka kau adalah bupala seperti bena dan bianglala hanya bisa ku tatap yang mustahil menjadi anagata tmg, 31/08/23

Surat Untukmu

Persetan 5 tahun denganmu cuma sia-sia. Tetapi luka ini bisa mendewasakan kita ❤️ Dari dulu emang aku berpikir bahwa hubungan kita bisa langgeng, tetapi aku tidak bisa memiliki kamu. Semoga kamu bahagia bersama pasangan barumu. Aku yakin kalian akan segera menikah dan hidup bahagia. Semoga kamu bisa lebih bahagia sama dia ketimbang dulu pas sama aku. Pas masih banyak keraguan. Pas masih mikirin restu orang tuamu. Pas masih mikirin apakah kamu bisa hidup berkomitmen dan bahagia sama aku. Pas masih banyak keraguan untuk berhenti di aku. Dan semoga pilihan terakhirmu ini tidak salah. Kamu pria hebat, kamu pria penyabar. Kamu pria yang hampir sempurna dimataku. Semoga kamu langgeng bersama calon istri pilihanmu. Aku harap kalian selalu bahagia selamanya. Dari Mantan kekasihmu

Melepaskan Untuk Menyamankan

Jangan kau tuduh aku meninggalkanmu Bahwa realitanya kau yang berkhianat dulu Jangan menyalahkanku perihal sakit hatimu Karena pada kenyataannya sakitmu itu belum seberapa dibanding sakitku Jika bukan aku yang kau cari Untuk apa tahun-tahun yang sudah kita lalui? Untuk apa kau pertahananku? Walau kenyataannya kau sangat ingin melepaskanku Walau dikenyataan kau mencari yang lain saat masih bersamaku Sekejam itu kau torehkan luka? Kau yang ingin ditinggalkan Dan saat aku menyetujui permintaanmu Kau menyalahkanku dengan seribu kesalahan Aku yang salah Aku yang salah Dan selalu aku yang salah Aku membela diri sedikitpun Kau kataiku egois Padahal kenyataannya Aku menyamankanmu dengan cara melepaskanmu